Hubungi : 0851 6963 4336

Universitas Sains Indonesia Terima Kunjungan Executive Development Program BTN Bersama IPB Consulting, Bahas Tata Kelola dan Transformasi Perguruan Tinggi


Bekasi, 17/07/2026 – Universitas Sains Indonesia (USI) menerima kunjungan peserta Executive Development Program PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. yang diselenggarakan oleh IPB Consulting dalam kegiatan Benchmarking dan Learning Visit di Kampus Universitas Sains Indonesia, Bekasi. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 30 peserta tersebut menjadi forum strategis untuk berbagi pengalaman mengenai tata kelola perguruan tinggi, transformasi organisasi, serta pengembangan kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor perbankan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Ketua Yayasan Enam Peduli Pendidikan, Ibu Dewi Duwi Hayanti, S.IP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Universitas Sains Indonesia merupakan hasil transformasi melalui proses penggabungan beberapa perguruan tinggi yang bertujuan membangun institusi pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan dunia industri. Menurutnya, penggabungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola universitas, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Memasuki sesi utama, peserta mengikuti diskusi interaktif yang mengangkat berbagai isu strategis mengenai pengelolaan perguruan tinggi. Pembahasan mencakup latar belakang penggabungan Universitas Sains Indonesia, strategi investasi dalam pengembangan infrastruktur kampus, tata kelola organisasi dan keuangan, sistem pengelolaan pembayaran mahasiswa, hingga parameter keberhasilan yang digunakan dalam mengukur kinerja sebuah universitas. Selain itu, peserta juga berdiskusi mengenai strategi komunikasi pemasaran dan branding yang diterapkan Universitas Sains Indonesia dalam membangun reputasi sebagai perguruan tinggi.
Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan. Dalam kesempatan tersebut dibahas berbagai peluang pengembangan kerja sama, termasuk potensi keterlibatan Program Studi Teknik dalam mendukung kebutuhan sektor industri melalui kegiatan magang, penelitian terapan, pengembangan kompetensi, hingga kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.
Sesi benchmarking berlangsung secara dinamis melalui forum tanya jawab yang menghadirkan tiga narasumber dari Universitas Sains Indonesia, yaitu Ketua Yayasan Enam Peduli Pendidikan, Kepala Bagian Keuangan , dan Kepala Biro Kerja Sama Universitas Sains Indonesia. Ketiga narasumber memaparkan praktik tata kelola yang diterapkan di USI, mulai dari pengelolaan organisasi, penguatan sistem keuangan, pengembangan kerja sama strategis, hingga transformasi institusi sebagai universitas yang masih relatif baru namun terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Setelah sesi diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Ishoma (Istirahat, Salat, dan Makan) yang menjadi kesempatan bagi peserta untuk mempererat jejaring dan berdiskusi secara informal. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Campus Tour, di mana peserta diajak mengunjungi berbagai fasilitas unggulan Universitas Sains Indonesia, seperti ruang perkuliahan, laboratorium, auditorium, serta berbagai sarana penunjang pembelajaran yang mendukung proses pendidikan berbasis teknologi dan kebutuhan industri.
Melalui kegiatan ini, Universitas Sains Indonesia berharap Benchmarking dan Learning Visit tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor perbankan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi dalam pengembangan pendidikan tinggi, peningkatan kualitas layanan, serta penyiapan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.