Hubungi : 0851 6963 4336

Universitas Sains Indonesia Tuan Rumah MAPERCA PERMAHI Bekasi Raya, Cetak Kader Hukum Berintegritas


Bekasi – Universitas Sains Indonesia (USI) menjadi tuan rumah pelaksanaan Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Bekasi Raya yang diikuti oleh 54 peserta dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan ini merupakan tahapan kaderisasi tingkat pertama yang bertujuan memperkenalkan organisasi sekaligus membentuk karakter, integritas, dan kompetensi mahasiswa hukum sebagai calon kader PERMAHI.

Ketua DPC PERMAHI Bekasi Raya menjelaskan bahwa MAPERCA menjadi gerbang awal bagi mahasiswa untuk aktif berorganisasi sekaligus mengembangkan kapasitas diri melalui berbagai program pembinaan. Menurutnya, ke depan para anggota akan memperoleh pengalaman berorganisasi, pendalaman materi hukum, hingga kesempatan mengikuti kegiatan kolaborasi dan kunjungan ke berbagai aparat penegak hukum. Sementara itu, Ketua DPM PERMAHI menegaskan bahwa MAPERCA merupakan fondasi awal dalam proses kaderisasi yang akan membentuk anggota PERMAHI yang profesional dan berintegritas.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Sains Indonesia dan PERMAHI sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengembangan pendidikan hukum, organisasi kemahasiswaan, serta peningkatan kompetensi mahasiswa. Pimpinan Universitas Sains Indonesia berharap kehadiran PERMAHI di lingkungan kampus mampu melahirkan agent of change di bidang hukum. Mahasiswa juga didorong aktif mengikuti organisasi sebagai wadah pengembangan kepemimpinan dan pengalaman, namun tetap mengutamakan tanggung jawab akademik selama menjalani perkuliahan.

Ketua DPC PERMAHI Cikarang mengingatkan bahwa perkembangan hukum yang semakin dinamis menuntut mahasiswa untuk terus memperdalam pengetahuan, menjaga integritas, dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Senada dengan itu, Plh. Kapolres berharap PERMAHI mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi dan edukasi hukum kepada masyarakat secara positif dan bertanggung jawab.

Perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi juga menekankan pentingnya peran mahasiswa hukum sebagai mitra kritis dan konstruktif dalam pembangunan hukum melalui kajian akademis, penguatan literasi hukum, serta pemberian masukan kepada para pemangku kebijakan. "Jadilah pendekar hukum yang selalu berpihak pada kebenaran dan keadilan," pesannya. Sementara itu, Plt. Bupati Bekasi mengajak seluruh peserta MAPERCA untuk menjadi generasi yang kritis dalam berpikir, bijaksana dalam bertindak, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader PERMAHI yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan komitmen dalam menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia.